Berita

martin manurung/net

Politik

PILKADA JAKARTA

Gerindra Sebaiknya Hormati Keputusan Nasdem Usung Ahok

RABU, 30 MARET 2016 | 21:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Nasdem menghormati sikap Partai Gerindra yang tidak mendukung Basuki Tajahja Purnamamm alias Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017. Karena itu, Gerindra juga sebaiknya menghormati sikap Nasdem termasuk Partai Hanura yang telah secara resmi mendukung Ahok.

"Prinsip saling mehormati antarparpol sebaiknya kita kedepankan untuk memajukan demokrasi Indonesia yang semaantarparpo," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung kepada redaksi, Rabu (30/3).

Komentar Martin ini menganggapi pernyataan Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria yang menyatakan Nasdem dan Hanura mendukung Ahok karena tidak memiliki figur atau calon yang berpeluang dapat mengalahkan Ahok, sekaligus ingin mendongkrak elektabilitas partai. (Baca: Gerindra: Wajar Nasdem Dan Hanura Dukung Ahok)


Jelas Martin, dukungan Nasdem kepada Ahok bukan sekadar soal elektabilitas. Tetapi Nasdem telah melihat kinerja Ahok sebagai gubernur yang sangat baik.

"Hal itu terlihat dari survei yang menunjukkan 84,3 persen masyarakat DKI menyukai atau puas dengan kinerja Ahok," kata Martin, yang juga Ketum Garda Pemuda Nasdem ini.

Karena itu, lanjut Martin, Nasdem memandang bahwa apa yang sudah baik, perubahan-perubahan yang dilakukan oleh Ahok, harus dilanjutkan.

"Kami ingin perubahan tersebut dapat berkelanjutan di bawah kepemimpinan Ahok. Ini adalah konsistensi Nasdem atas semangat Gerakan Perubahan Restorasi yang menjadi spirit Partai Nasdem," ungkapnya.

Martin lebih lanjut menambahkan, ini bukan soal jumlah kursi Nasdem di DPRD DKI. Ini adalah wujud konsistensi sikap, pikiran dan tindakan Nasdem atas Gerakan Perubahan yang diusungnya.

"Jangan lupa juga, bahwa Ahok adalah satu dari 45 Deklarator yang turut mendirikan Ormas Nasional Demokrat yang menyemai hadirnya Partai Nasdem. Jadi, Ahok itu, walaupun bukan anggota Partai Nasdem, tetapi semangatnya adalah Nasdem," tukas Martin. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya