Berita

yuddy chrisnandi/net

Politik

Banyak Buat Polemik, Yuddy Chrisnandi Layak Dicopot

SELASA, 29 MARET 2016 | 08:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pasca reshuffle kebinet jilid pertama pada Agustus 2015 lalu, isu perombakan kabinet jilid kedua kembang kempis. Kalau reshuffle kedua dilakukan dalam waktu dekat, maka salah satu menteri yang paling layak dicopot adalah Yuddy Chrisnandi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Demikian disampaikan pengamat politik dari IndoStrategi, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/3).

"Kebijakan dan keputusan yang dibuat Yuddy harus jadi cacatan serius Presiden. Banyak kebijakannya memunculkan polemik dan terkesan peraturan yang dibuat tergesa-gesa alias tidak matang sadap," kata Pangi.


Misalnya, sempat adanya larangan rapat bagi PNS di hotel, sempat melarang memakai mobil dinas dibawa pulang mudik, membuat penilaian kinerja Kementerian saat suasana kencangnya isu reshuffle.

"Termasuk moratorium penerimaan CPNS," ujar Pangi.

Menurutnya, soal moratorium CPNS, ini harus hati-hati dilakukan. Pasalnya, sekarang ada sekolah SD yang guru PNS-nya tinggal empat orang, bidan desa yang sangat minim, dan penyuluhan pertanian di kecamatan hanya tinggal dua orang. Dan tahun depan juga bakal banyak lagi yang mau pensiun.

"Artinya, kita sepakat dengan moratorium. Namun untuk sektor-sektor yang berurusan langsung dengan pelayanan masyarakat harus segera direspon segera sehingga nanti judulnya tidak lagi bicara krisis guru dan tenaga kesehatan di desa," tukas Ipang. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya