Berita

PANGI SYARWI CHANIAGO/NET

Politik

Keputusan Masela Pintu Masuk Kocok Ulang Kabinet

SENIN, 28 MARET 2016 | 07:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widido sudah memutuskan pembangunan Blok Masela dilakukan di darat (onshore). Keputusan ini mengakhiri "perang pendapat" khusunya antara Menko Maritim Sumber Daya, Rizal Ramli yang menginginkan di darat, sama dengan Presdien, dengan Menteri ESDM Sudirman Said, jaringan Kuntoro Mangkusubroto, yang ngotot agar dibangun di laut (offshore).

Pengamat politik dari IndoStrategis, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan, keputusan Jokowi tersebut bisa menjadi pintu masuk kocok ulang kabinet, khususnya terhadap SS. SS dinilai jadi corong asing, Inpex dan Shell yang menginginkan pembangunan Masela dilakukan offshore.

"SS ngotot pembangunan agar dilakukan di laut sesuai dengan keinginan asing. Tapi Jokowi sudah putuskan di darat. Ini artinya, Jokowi lebih memilih masukan RR daripada SS," kata Pangi kepada redaksi, Senin (28/3).


Pangi mengaku kurang memahami masalah Masela. Namun yang jelas, kata dia, dibangunnya Blok Masela secara onshore adalah kemenangan masyarakat, khususnya di Maluku.

"Rakyat akan bisa langsung merasakan efek dari pembangunan Masela. Yaitu kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat. Dan gasnya juga bisa masuk ke dapur-dapur warga lewat pipa gas," tukasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya