Berita

hidayat nur wahid/net

MPR Minta Kasus BLBI Dibuka Lagi

SENIN, 28 MARET 2016 | 07:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menghadiri silaturahim dengan para tokoh masyarakat Jakarta Selatan, di Aula DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (27/3). Dalam pertemuan yang dihadiri oleh ratusan tokoh masyarakat tersebut, banyak hal yang disampaikan oleh Hidayat.

Pertama, Hidayat mengajak agar selalu bersyukur pada Allah SWT, mudah tersenyum, lapang dada, gampang berkomunikasi, mudah diterima oleh seluruh masyarakat, dan memberi nyaman pada lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Hidayat juga menyampaikan kabar kepada para tokoh masyarakat bahwa dirinya memuji pelaksanaan KTT OKI yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu di Jakarta sebagai kegiatan yang berhasil. Keputusan KTT OKI itu menurutnya sangat luar biasa dan berani.


Dikatakan bahwa sebenarnya KTT OKI itu akan diselenggarakan di Maroko namun karena negara itu tidak siap maka kegiatan dialihkan di Jakarta, Indonesia.

Diungkapkan dalam masalah Palestina, dirinya diajak diskusi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla tentang bagaimana Indonesia bisa membuka konsul di Palestina dan bagaimana Indonesia mempunyai peran yang besar untuk memerdekakan Palestina dari penjajahan Israel.

Disampaikan juga dalam pertemuan tersebut, Hidayat mendorong agar KPK memberantas masalah korupsi yang berskala besar, ratusan miliar bahkan triulinan, bukan hanya memberantas yang skala kecil, cuma satu miliar bahkan hanya ratusan juta. Untuk itu dirinya ingin agar KPK diperkuat. Dirinya mendorong agar kasus seperti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan Century juga dibongkar.

Dalam pertemuan tersebut, Hidayat juga menyampaikan pentingnya kita membuat UU anti LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), sebab komunitas tersebut sangat membahayakan. Ia membandingkan Rusia yang tidak berideologi Pancasila saja, mempunya UU anti LGBT. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya