Berita

rio haryanto/net

Olahraga

Protes Ke TV Fox Sports Wujud Nasionalisme Masyarakat

RABU, 23 MARET 2016 | 13:37 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan bahwa protes masyarakat Indonesia khususnya penggiat dunia maya terhadap TV Fox Sports yang tidak menampilkan bendera Merah Putih di belakang foto Rio Haryanto dalam tayangan pre show siaran langsung seri pembuka Formula Satu (F1), merupakan wujud nasionalisme.

Dengan kata lain, perhatian besar dan kebanggan masyarakat terhadap Rio Haryanto yang telah mencetak sejarah tampil di ajang balap bergengsi tersebut, juga merupakan kebanggan nasional.

"Rio Haryanto memang telah mengukir sejarah bagi bangsa Indonesia, wajar jika masyarakat terusik jika dia ditampilkan tanpa bendera merah putih dalam acara yang disaksikan jutaan pemirsa di seluruh dunia," ujar Menpora.


Seperti diberitakan sejumah media, masyarakat Indonesia penggiat dunia maya memprotes TV Fox Sports sebagai penyaji siaran langsung F1 di televisi berbayar, karena tidak menampilkan bendera Merah Putih di belakang foto Rio Haryanto saat menyajikan grafik urutan start seri pembuka F1 di Sirkuit Melbourne Grand Prix Albert Park, akhir pekan kemarin. Sementara pembalap lain ditampilkan dengan bendera negaranya masing-masing.

Karena mendapat protes pengguna dunia maya tersebut, TV Fox Sports merespon dan berdalih apa yang disajikan sesuai dengan bahan yang diberikan oleh pihak F1. Protes tersebut sudah disampaikan ke pihak F1 dan berjanji hal itu tidak akan terulang dalam arena balapan berikutnya.

Cak Imam pun menyesalkan tidak munculnya bendera Merah Putih dalam tayangan F1 di TV Fox Sports tersebut.

"Bendera adalah simbol kehormatan negara, jika pembalap lain ditampilkan bersama bendera asal negaranya dalam grafik, Rio juga seharusnya demikian karena merupakan kebanggaan Indonesia," jelas Menpora.

Karena itu dia meminta pihak TV Fox Sports dan pihak F1 harus lebih jeli dalam proses penyajian bahan siar. "Hal ini penting sehingga tidak menimbulkan kesan perlakuan diskriminatif dan penyepelean terhadap salah satu peserta dan negaranya," tegas Menpora seraya menekankan agar hal itu jangan sampai terulang.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya