Berita

fahri hamzah/net

Politik

DEMO SOPIR TAKSI

Fahri Hamzah: Negara Harus Cegah Tawuran Rakyat

RABU, 23 MARET 2016 | 09:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan negara harus mencegah tawuran rakyat dalam mencari makan alias nafkah. Lapak harus dibagi sehingga semua dapat bagian.

Demikian disampaikan Fahri menyikapi demo sopir angkutan umum (mayoritas sopir taksi) terhadap transportasi berbasis aplikasi seperti Uber dan GrabTaxi, Selasa (22/3).

Menurut Fahri, Pemerintah harus punya imajinasi tentang lanskap dunia baru. Jangan ribut setelah kejadian dan jangan saling menyalahkan.


Jelas politikus PKS ini, teknologi adalah kenyataan, tapi sektor tradisional adalah kehidupan kita.

"Saya tidak terlalu pusing dengan pemilik modal besar itu. Mereka mudah pindahin modal," kata dia dalam akun Twitter miliknya, @Fahrihamzah, Rabu (23/3).

Tetapi, jelas Fahri, pengendara adalah pegawai dengan gaji pas-pasan. Jangan sampai mereka yang jadi korban. Mereka tidak punya pilihan.

Tegas Fahri, Negara harus hadir bagi yang paling lemah. Bahkan negara boleh melemahkan yang paling kuat demi menguatkan yang paling lemah.

"Kata-kata itu dari Umar bin Khattab. Dialah pemimpin yang adil. Persisnya Umar berkata. 'Yang lemah di sisiku akan menjadi kuat dan yang kuat akan menjadi lemah'," ciut Fahri.

Fahri menambahkan, kita perlu punya ilmu tentang kekuasaan tetapi lebih penting punya imajinasi tentang keadilan. Menurutnya, dunia yang kecil ini akan berantakan karena semakin gagal memahami makna keadilan. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya