Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Politik

Mbak Rachma: Bos Dan Pesuruh Partai Sama Saja..

MINGGU, 20 MARET 2016 | 12:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pepatah 'sama dan sebangun' atau 'buah jatuh tak jauh dari pohonnya' cocok disandang oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Joko Widodo.

"Antara bos dengan pesuruh partainya punya kesamaan, selalu mencari kambing hitam," kata tokoh nasional, Rachmawati Soekarnoputri kepada redaksi, Minggu (20/3).

Dia mencontohkan, Megawati pernah mengkritik praktik KKN warisan rezim Soeharto, dan Jokowi mengkritik korupsi di pemerintahan SBY seperti Hambalang.


"Tapi keduanya melakukan hal yang sama mengulang. Mega bikin korupsi BLBI, Jokowi dengan kasus Transjakarta dan Kartu Solo konon sudah masuk KPK dan Kejagung, tapi keburu Pilpres dan jadi penguasa, raib dengan berbagai alasan," terang Mbak Rachma, begitu ia akrab disapa.

Kini setelah menjadi presiden, pemerintahan Jokowi yang didukung penuh PDIP berupaya mengalihkan masalah korupsi tersebut, dan justru mencari kambing hitam sebagai pembelanya. Padahal, menurutnya, utang luar negeri Indonesia sudah mencapai Rp 4 ribu triliun lebih. Utang itu hasil penambahan oleh pemerintahan Jokowi untuk proyek yang konon jadi kapling konsesi para kapitalis besar dan cukong-cukong yang menjadi back bone rezim proxy, seperti mendanai proyek MRT dan kereta cepat.

"Jadi modus mutasi soal selalu dilakukan proxy dalam menghadapi berbagai masalah. Cuci tangan dan last but not least always pencitraan untuk menutupi borok!" tegas Mbak Rachma yang juga pendiri pendiri Universitas Bung Karno (UBK). [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya