Berita

ahok/net

Gerindra: Ahok Kerap Bersilat Lidah

MINGGU, 20 MARET 2016 | 06:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) masih kerap bersilat lidah dalam dugaan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI. Salah satunya soal nilai jual objek tanah (NJOP) tanah yang menurut Ahok sudah ditetapkan Dirjen Pajak.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada redaksi beberapa saat lalu, MInggu (20/3).

Padahal menurut penelusuran pihaknya, kata Andre, per-Januari 2013 NJOP RS Sumber Waras tersebut ditentukan oleh Dinas Pelayanan Pajak DKI, bukan Dirjen Pajak seperti yang disampaikan Ahok.


Atas dasar itu, Andre melihat adanya keanehan ketika kepala Dinas Kesehatan DKI mengajukan surat permohonan keterangan NJOP atas tanah RS Sumber Waras kepda Dinas DKI pada tanggal 16 Desember 2014 silam.

"Kejanggalan itu saat ditemukannya surat akte kuasa hak Dinas Pelayanan Pajak yang dikeluarkan pada tanggal 17 Desember 2014 yang diajukan kepala Dinas Kesehatan DKI dengan ketua Yayasan Sumber Waras," beber Andre.

Padahal pihaknya, lanjut Andre, menemukan dokumen asli surat NJOP dari kepala Dinas Pelayanan Pajak tersebut baru dikeluarkan pada tanggal 29 Desember 2014 yang isinya sama persis dengan akte yang diklaim oleh Pemerintah DKI.

Untuk itu, ia menyarankan agar yang menjadi temuan-temuan di dalam audit BPK dapat segera dijadikan alat bukti untuk penetapan tersangka. Apalagi, kasus ini sudah lama "diam" di KPK.

"Tidak ada lagi alasan KPK untuk menunda-nunda penetapan Ahok sebagai tersangka korupsi pembelian tanah RS Sumber Waras karena bukti tersebut dinilai sudah adanya titik terang," demikian Andre. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya