Berita

foto: net

Ribuan Warga Jakarta Antusias Memburu Gerhana Dari TIM

RABU, 09 MARET 2016 | 07:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ribuan warga Ibukota Jakarta sangat antusias berburu hal ikhwal fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) yang melintas di Indonesia, Rabu (9/3).

Hal ini tampak jelas dari antrian panjang di Planetarium, kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Dilansir dari JPNN.Com, sekitar pukul 04.00 WIB, antrian panjang sudah terlihat sejak memasuki kawasan TIM.


Tak hanya itu, kemacetan kendaraan tak terhindarkan. Kemacetan terlihat jelas dari arah Tugu Tani, Jalan Menteng Raya menuju Jalan Cikin Raya, Jakarta Pusat.

Kemacetan makin parah saat memasuki pintu gerbang TIM menuju Gedung Planetarium. Antrian warga tampak mengular.

Dari menit ke menit warga makin bertambah banyak dan membludak. Mereka rela antri untuk mendapatkan kaca mata khusus guna melihat dan mengabadikan fenomena alam ini.

Sayangnya, banyak warga harus kecewa. Pasalnya, kaca mata khusus itu sudah habis. "Waduh, sudah lama antri, kaca mata sudah habis," kata Raras, warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu dengan nada kecewa.

Di Jakarta sendiri hanya akan terjadi Gerhana Matahari Sebagian (GMS). Gerhana mulai 06.19 WIB; puncak gerhana 07.21 WIB; gerhana berakhir; 08.31 WIB; dan lama gerhana 2 jam 11 menit. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya