Berita

jusuf kalla/net

Politik

Jokowi Butuh RR Untuk Hadapi JK Yang Terus Mengganggu

SELASA, 08 MARET 2016 | 10:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo butuh kepada Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli untuk tetap berada di kabinet.

"RR terkenal kritis dan berani. Itu kemudian mengapa RR dijadikan menteri oleh Presiden Jokowi," kata pengamat politik dari IndoStrategi, Pangi Syarwi Chaniago, Selasa (8/3).

Lanjut Pangi, Jokowi juga tidak pernah marah atau berencana mencopot RR, meski sebagian orang menyebut RR buat gaduh.


Artinya, kata Pangi, sosok RR sangat dibutuhkan Jokowi di kabinet untuk menjegal atau mematikan langkah lawan politik yang bisa mengganggu kepentingan pemerintah.

"Jokowi terbiasa menggunakan tangan orang lain. Dia tidak biasa langsung menegur orang," ungkapnya.

Misalnya, ujar Pangi, Jokowi tidak berani langsung menegur Wakil Presiden Jusuf Kalla yang terlalu fokus berbisnis dan semakin garang memperluas lapak bisnisnya.

"Ini jelas menganggu Presiden, maka dia memakai RR untuk menjegal dan menghadang mega proyek JK yang semakin sulit dikendalikan dan dikontrol tim Presiden," tukasnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya