Berita

Shohibul Anshor Siregar/net

Dunia Berharap Kepada Peran Indonesia Untuk Akhiri Konflik Palestina Dan Al-Quds

SENIN, 07 MARET 2016 | 07:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa (LB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-5 tentang Palestina dan Al-Quds Al-Sharif di Jakarta pada 6-7 Maret 2016.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara, Shohibul Anshor Siregar, mengatakan, umat Islam dunia sangat berterimakasih atas kesediaan Indonesia sebagai tuan rumah KTT Luar Biasa OKI ke-5. Menurutnya, Indonesia memiliki modalitas yang sangat kuat untuk peran ini. Konstitusi Indonesia memandang tugas ini sebagai obligasi moral yang tidak tertawar.

Jelas Shohibul, meskipun sesungguhnya diselenggarakan atas permintaan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, namun bagi Indonesia KTT yang mengagendakan pembicaraan tentang Palestina dan Al-Quds Al-Sharif ini adalah bentuk kepercayaan dunia.


"Karena itu Indonesia hendaknya mampu memanfaatkan peluang besar ini untuk memberikan prinsip dasar, berkeadilan dan berbasis kemanusiaan bagi penyelesaian konflik berkepanjangan Palestina dan Al-Quds Al-Sharif," ucap Shohibul kepada redaksi, Senin (7/3).

Diketahui bahwa KTT ini dilatarbelakangi oleh berbagai perkembangan mencemaskan di Palestina dan Al-Quds Al-Sharif, sedangkan langkah-langkah ke arah negosiasi perdamaian tidak kunjung menunjukkan kemajuan. Bahkan dunia menyaksikan siklus kekerasan baru yang dimulai pada akhir tahun 2015. Otoritas dan pemukim Israel terus menggunakan kekerasan yang melampaui batas terhadap warga sipil tak berdaya. Israel juga terus melanjutkan pembangunan pemukiman ilegalnya sembari menghancurkan rumah warga Palestina, mengambil alih tanah warga dan berbagai kejahatan kemanusiaan lainnya, termasuk berbagai ancaman tindak diskriminasi lainnya.

Shohibul menambahkan, dunia pun tahu, bahwa Israel juga membatasi akses bagi warga Muslim Palestina ke Masjid Al-Aqsa dan pada saat yang sama, mencoba mengubah komposisi demografi, karakter dan status quo Al-Quds Al-Sharif.

"Semua ini harus segera diakhiri, dan dunia kini berharap kepada peran Indonesia," tegas Shohibul. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya