Berita

arb dan akbar/net

Politik

Kepada Akbar, ARB Dipastikan Munas Tetap Berjalan

SABTU, 05 MARET 2016 | 16:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Musyawarah Nasional (Munas) 2016 Partai Golkar yang diselenggarakan berdasarkan kepengurusan Munas Riau diyakini dapat mengatasi konflik internal partai tersebut karena merepresentasikan dua kutub kekuatan di Golkar.

Tokoh senior Golkar, Akbar Tanjung mengatakan dirinya sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk membicarakan rencana Munas rekonsiliasi tersebut.

Menurut Akbar, ARB mengatakan tetap melaksanakan Munas rekonsiliasi yang telah disepakati antara ARB dan Agung Laksono, namun masalah waktunya akan segera ditentukan.


"Saya tadi ketemu ARB, saya katakan apa yang disepakati Munas Riau menyelenggarakan Munas harus tetap dilaksanakan. ARB bilang iya, namun waktunya harus dicari yang cocok dan saya usulkan jangan sampai melewati bulan Mei 2016," ungkap Akbar, Sabtu (5/3).

Mantan Ketua DPR ini  mengatakan Munas yang disepakati sebelum Putusan MA seyogyanya tetap dilaksanakan karena Munas punya arti membangun rekonsiliasi.

Dia meyakini kedua belah pihak, ARB maupun Agung tetap memegang komitmen untuk melaksanakan Munas seperti yang sudah disepakati bersama.

"Melalui Munas akan dipilih tokoh baru Golkar yang komitmen terhadap kemajuan partai, siap lakukan perubahan dan peningkatan perjuangan partai ke depan," terangnya.

Akbar mengingatkan bahwa semangat rekonsiliasi harus dijaga dengan hati-hati sehingga ketika ada pihak yang menginginkan Munas dilaksanakan kubu Munas Bali, apakah rekonsiliasi bisa diciptakan.

Menurut dia, penyelenggaran Munas yang bisa merepresentasikan rekonsiliasi adalah Munas Riau karena dua kutub kekuatan Golkar akan bersatu dalam satu Munas.

"Saya harap putusan MA tidak ganggu rencana Munas karena rekonsiliasi digunakan untuk mengatasi konflik," katanya.

Dia mengatakan Munas selain bertujuan untuk rekonsiliasi namun momentum meletakkan dasar-dasar kemajuan partai ke depan.

Hal itu menurut Akbar khususnya dalam rangka Golkar menghadapi agenda politik seperti Pilkada serentak 2017 yang prosesnya dimulai pada Juni 2016. Bagitu juga persiapan untuk Pilkada serentak 2018 dan Pemilihan Umum 2019. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya