Berita

Mau Tidak Mau Daerah Harus Siap Hadapi MEA

JUMAT, 04 MARET 2016 | 04:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Daerah sebagai penyangga ekonomi nasional akan mendapat serbuan dari tenaga asing dan dijadikan market produk impor pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Namun dengan potensi pasar yang besar seharusnya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus optimis dengan meningkatkan daya saing daerah.

"Mau tidak mau daerah harus siap. Saya yakin pemimpin daerah sekarang punya pengalaman dan leader yang kuat untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Kita harus optimis," kata Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSP) DPD RI, Dailami Firdaus saat memberikan keterangan pers sosialisasi MEA di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (3/3).

Selain Dailami, sosialisai MEA di Provinsi Sulut juga dihadiri oleh Wakil Gubernu Sulut Steven Kondow, tiga anggota BKSP DPD; Stefanus B.A.N. Liouw (Senator Provinsi Sulut); Marthen (Senator Provinsi Sulawesi Barat); dan Rahmi Jahja (Senator Provinsi Gorontalo).


Lebih lanjut, Dailami berharap dengan sosialisasi dapat mensinergikan kepentingan pusat dan daerah dalam menghasilkan regulasi dalam menghadapi MEA.

Di kesempatan yang sama, Wagub Steven Kandow mendesak Pemerintah Pusat tidak hanya menyiapkan SDM dalam menghadapi MEA, tetapi mendorong penyiapan insfrastruktur yang berbasis daerah.

"Seharusnya insfrastruktur juga disiapkan, seperti pelabuhan laut kami harus ditingkatkan menjadi pelabuhan internasional, sehingga bisa jadi basis perdagangan ke Asia Pasifik, tidak seperti sekarang yang kalau mau ekspor harus ke Tanjungperak," ungkapnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya