Berita

DPR: Penggunaan Anggaran BNPB Harus Sesuai Siklus Bencana

RABU, 02 MARET 2016 | 02:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) harus memperbaiki penggunaan anggaran yang disesuaikan dengan siklus bencana yang terjadi di Indonesia. Sebab, siklus bencana saat ini sudah bukan berada di periode akhir tahun. Melainkan sudah berganti di awal tahun, khususnya di trimester pertama, yaitu Januari hingga Maret.

"Itu terlihat saat tahun 2015, realisasi anggaran di awal tahun di bawah 10 persen. Padahal, siklus bencana itu terjadi di saat-saat itu. Ini harus dicari solusi dengan Kementerian Keuangan," kata Anggota Komisi VIII DPR Fikri Faqih, Rabu (2/3).

Oleh karena itu, Fikri menilai penggunaan anggaran BNPB tidak semestinya mengikuti Kementerian dan Lembaga (K/L) lain, yang baru dioptimalkan di akhir tahun.


"Kemudian sampai Agustus, anggaran BNPB masih di angka 20 persen. Lalu, naik tinggi itu ketika November dan Desember," tambah Fikri.

Sementara itu, Fikri berharap di tahun 2016 ini, BNPB dapat melakukan perbaikan kinerja, baik secara kewilayahan maupun sektoral kelembagaan. Sisi kewilayahan berarti BNPB harus bisa lebih mengurangi resiko bencana karena siklusnya yang berjalan tetap.

"Dari sisi sektoral, BNPB harus bisa kerja sama dengan kementerian lain, seperti Kementerian PU, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, hingga ke pemerintah daerah. Jadi, menyelesaikan persoalan mulai dari hulu hingga hilir," tukas Legislator PKS dari Dapil Jawa Tengah IX ini. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya