Berita

BUMDes Diharapkan Mampu Ciptakan Nilai Tambah

RABU, 02 MARET 2016 | 02:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) meyakini Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan mampu menopang lumbung ekonomi desa. Hal tersebut telah digagas oleh Kementerian PDTT untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami berkepentingan agar BUMDes mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat desa, khususnya untuk menopang lumbung ekonomi desa," ucap Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian PDTT, Erani Yustika, Rabu (2/3).

Ia menjelaskan, BUMDes dalam hal ini fokus pada dua hal. Pertama, tidak diperkenankan untuk masuk pada aktivitas ekonomi yang telah banyak dilakukan oleh masyarakat desa. Dikhawatirkan, hal tersebut akan mengganggu aktifitas yang telah ditekuni oleh masyarakat setempat.


"Cari aktifitas ekonomi yang berbeda dengan masyarakat setempat. Selain untuk memenuhi aktifitas ekonomi yang tidak ada di desa itu, juga tidak mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat. Yang kedua ya itu tadi, harus memberikan nilai tambah untuk masyarakat," ujarnya.

Sebagai informasi, BUMDes yang dicanangkan oleh Kemendesa PDTT saat ini telah terbentuk sebanyak 12.115 BUMDes. Ini telah melampaui target, yang awalnya menargetkan 5000 BUMDes dalam lima tahun. Terkait hal tersebut, Erani mengatakan, akan fokus mengembangkan BUMDes yang telah terbentuk tersebut.

"Posisi kami saat ini adalah menargetkan lagi. Dan tentunya, kita akan memastikan bahwa BUMDes yang ada bisa hidup mapan. Memiliki dimensi keberlanjutan dalam jangka panjang," ujarnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya