Berita

foto: net

Nusantara

Kemensos Terjunkan Mobil Dapur Di Sampang

SELASA, 01 MARET 2016 | 05:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Sosial telah mengirimkan berbagai paket bantuan ke wilayah yang terkena bencana banjir di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan paket bantuan yang disalurkan berupa mobil dapur umum lapangan (Dumlap), permakanan, matras, family kids dan kids ware yang didukung personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).

"Kami telah mengirimkan paket bantuan," ujar Mensos di Pendopo Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Senin (29/2).


Kapasitas dari Dumlap, lanjut Mensos, untuk sekali masak bisa cukup untuk 750 porsi makanan matang yang semunya dioperasikan oleh para personel Tagana.

"Dumlap sendiri bisa bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya disesuaikan kebutuhan," tegasnya.

Dalam penanganan bencana, Kemensos berkomunikasi dengan kementerian/lembaga, misalnya dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI/Polri, Pemda, serta potensi masyarakat.

Kemensos telah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan untuk penyediaan tablet anti penyakit yang ditimbulkan dari kencing tikus atau dikenal dengan virus atau bakteri leptospirosis.

"Belajar dari banjir di tempat yang sama pada 2013 yang menewaskan 9 orang disebabkan virus leptospirosis dengan masa inkubasi sangat singakat 1-3 hari dan merupakan korban tertinggi di dunia," kata Mensos.

Ia juga mengimbau dan mengajak segenap warga untuk berburu tikus pasca bencana banjir, agar tidak menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dari keganasan virus leptospirosis tersebut.

"Segenap warga diajak berburu tikus agar tidak menyebarkan virus leptospirosis dan berkoordinasi dengan Kemenkes agar mendrop tablet pencegahan karena memang tidak banyak stok tersedia di apotik," tukasnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya