Berita

foto :net

Olahraga

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah MotoGP Sepanjang Masa

JUMAT, 12 FEBRUARI 2016 | 12:22 WIB | LAPORAN:

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi mengatakan, dari hasil diskusi dengan pihak Dorna Sport SL, Indonesia berpotensi menjadi tuan rumah MotoGP sepanjang masa. Dorna diketahu

"Karena kita adalah pasar terbesar ketiga di dunia. Ini merupakan motivasi untuk kita untuk mempersiapkan MotoGP 2017," kata Imam di Kantor Menpora, Jakarta, Jumat (12/2).

Cak Imam, sapaan akrab Menpora, menjelaskan saat ini sedang dipertimbangkan opsi-opsi untuk menentukan sirkuit yang akan dipergunakan untuk MotoGP 2017.


Penganggaran persiapan sirkuit MotoGP murni dari sektor swasta. Sirkuit Sentul, salah satu kandidat yang berpeluang menjadi venue MotoGP, akan mencari dana sendiri untuk membangun infrastruktur sirkuit, sedangkan pemerintah akan membantu akses seperti keamanan, jalanan seperti exit tol.

"Pokoknya pemerintah membantu semua yang terkait urusan publik, termasuk pembebanan komitmen fee," janji Cak Imam.

Selain Sirkuit Sentul, Cak Imam mengaku senang banyak juga daerah-daerah yang menawarkan lahan untuk pembangunan sirkuit MotoGP, seperti Tegal Alur di Cengkareng, Palembang, Sumsel, Jawa Barat, Surabaya, dan Bali.  Namun saat ini, lanjut Cak Imam, pihaknya masih menghitung waktu persiapan dan standar yang telah ditetapkan sebelum akhirnya memutuskan.

"Kalau ingin membangun sirkuit baru, harus selesai 2017 atau 2018. Atau memakai yang sudah eksis, 2017 bisa jalan. Sedang kita perhitungkan," kata dia lagi.

Sebelumnya, Kementerian Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani telah meminta kajian persiapan tuan rumah MotoGP ke Kemenpora.

"Kementrian PMK sudah meminta kajian, rencana bisnis, keuntungan ekonomi. Saat ini mereka sudah tidak ada persoalan lagi," tukas politisi muda PKB tersebut.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya