Berita

Valentino Rossi:net

Olahraga

Telat Adaptasi Mesin The Doctor Tetap Pede

Motogp
RABU, 20 JANUARI 2016 | 09:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bintang MotoGP, Valentino Rossi menilai, persiapan Movistar Yamaha mengarungi bala­pan MotoGP 2016 belum mak­simal. Dia menuding timnya terlambat melakukan penye­suaian sistem peranti elek­tronik mesin yang akan dipakai pada tahun ini.

Pada tahun lalu, Yamaha tidak sempat melakukan tes karena kedua pebalapnya fokus mengejar gelar juara dunia. Saat itu tim tidak berani am­bil resiko dengan memasang peranti baru saat balapan, un­tuk ujicoba di musim depan.

Akan tetapi, Rossi merasa masalah itu adalah hal baik untuk dimiliki timnya. Karena itu menandakan timnya sedang dalam kondisi yang baik dan kompetisinya sangat ketat, dan selalu berada di barisan depan.


"Semua pabrikan ingin mempunyai masalah ini. Dan kami berhasil menyelesaikan persoalan tersebut di akhir musim," ungkapnya.

Sementara pabrikan lain, Honda, Ducati, Aprilia, dan Suzuki langsung sibuk melaku­kan tes Electronic Control Unit (ECU) yang baru setelah balapan seri terakhir 2015 di Valencia. The Doctor menjelaskan, Yamaha me­mang tidak siap untuk melakukan uji coba di Sirkuit Valencia. Dan baru akan kembali mengaspal saat menyelesaikan persiapan musim baru di uji coba pra-musim di Sepang, Malaysia.

"Kami butuh sedikit istirahat untuk berkonsentrasi dan cepat memahami keseimbangan mesin saat uji coba. Jadi, uji coba kami baru akan dimulai pada Februari nanti," terangnya.

Soal rivalitasnya dengan Jorge Lorenzo yang sempat memanas di akhir musim, Rossi coba untuk meredamnya ketika di acara peluncuran motor baru Yamaha. Untuk pertama kalinya sejak Lorenzo menjadi juara dunia kedua pebalap tampil di depan publik dan berjabat tan­gan. "Saya selalu menghormati Jorge. Saya hanya berharap dia juga melakukan hal yang sama. Kami sekarang harus memulai musim baru," ujarnya. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya