Deontay Wilder sukses memÂpertahankan sabuk gelar juara kelas berat WBC. Petinju AS itu memukul KO Artur Szpilka pada ronde kesembilan di Barclays Center, New York, kemarin siang WIB.
Kemenangan ini membuat petinju berjuluk Bronze Bomber memperpanjang rekor tak terkaÂlahkan dengan (36-0, 35 dianÂtaranya menang KO). Hebatnya lagi, ini merupakan keberhasilanÂnya mempertahankan gelar yang ketiga dalam satu tahun terakhir.
Pada pertarungan ini, Wilder mengawalinya dengan kurang meyakinkan. Sementara Szpilka tampil begitu agresif lewat geraÂkan serta pukulan cepat yang dia peragakan selama ronde pembuka tersebut.
Tak heran jika petinju yang lebih kurus ketimbang Wilder tampil gesit di pertarungan ini. Sebab ia ingin mencetak sejarah sebagai petinju pertama Polandia yang berhasil memegang sabuk juara kelas berat WBC.
Wilder baru bisa melakukan serangan di ronde keempat. Melalui jab kanannya, juara berÂtahan itu beberapa kali berhasil melukai wajah Szpilka. Di ronde berikutnya, ia mulai merasa nyaÂman dan petinju jangkung terseÂbut bahkan berhasil melepaskan pukulan hook kanannya diarah Szpilka.
Namun demikian, Szpilka berhaÂsil keluar dari tekanan. Wilder terus membombardir pertahanan lawanÂnya sampai hidung petinju berusia 26 tahun mengeluarkan darah setelah menerima jab kanan.
Petaka datang di ronde kesemÂbilan. Wilder sukses mendaratÂkan pukulan hook kanannya yang menempatkan Szpilka terkapar di kanvas dan wasit langsung mengambil inisiatif menghentikan pertarungan setÂelah petinju berkepala plontos tersebut tak sadarkan diri.
Para dokter pun berlarian ke atas ring untuk melihat konÂdisi Szpilka. Setelah Szpilka mulai sadarkan diri, tim dokter mengambil inisiatif untuk memÂbawanya ke rumah sakit. Istri Szpilka yang menyaksikan perÂtarungan itu tak kuasa menahan tangisnya.
"Sekarang saya berada di New York, untuk membuktikan bakat saya. Saya berhasil membuat debut saya dengan membuat sejarah. Belum ada satu gelar juara kelas berat dunia yang bertahan di sini daÂlam 115 tahun, namun saya berhasil mencetak sejarah itu," ujar Wilder, pascapertarungan. ***