Berita

basarah/net

Politik

Ini Alasan Mengapa Pemerintah Harus Bikin lembaga Sosialisasi Idiologi Bangsa

SABTU, 31 OKTOBER 2015 | 23:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Badan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Ahmad Basarah menilai banyaknya benturan antar lembaga penegak hukum dikarenakan lunturnya nilai-nilai Pancasila. Menurut Basarah lunturnya nilai Pancasila mengakibatkan bangsa Indonesia tidak punya peta jalan dan tidak punya pijakan

"Kita seolah-seolah tak tahu arah perkembangan negara ini mau tertuju kemana, tidak ada gambaran. Antar lembaga berjalan sendiri, MPR, DPR, DPR berjalan sendiri, MK berjalan sendiri adanya Konflik KPK dengan kejaksaan, kejaksaan dengan kepolisian, kepolisian dengan KPK, serta benturan antara Komisi Yudisial dengan Polri. Inilah dampak kita meninggalkan pancasila," ungkap Basarah ditemui seusai sosialisasi Empat Pilar MPR di SMA 4 Malang, Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/10)

Basarah menambahkan, dampak lain hilangnya nilai-nilai mental dan Idiologi bangsa adalah lebih mudahnya Idiologi asing masuk ke Indonesia. Seperti yang terjadi sekarang ini pada kebijakan-kebijakan ekonomi pemerintah yang berbau neoliberal.


"Era reformasi ini, Pancasila dieliminasi dan bereksperimen di Pancasila. Indonesia sekarang telah menjadi laboratorium praktek trans idiologi di dunia. Neoliberalisme dengan fundamentalisme pasarnya. Memperngaruhi berbagai macam kebijakan perundang-undangan. Ekonomi kita menjadi liberal dan berorientasi kepentingan kapitalis," cetusnya

Menurut Basarah penerapan Idiologi memiliki tiga faktor, pertama adalah keyakinan, kedua pengetahuan yang terakhir adalah tindakan dari faktor pertama dan kedua. Namun hingga saat ini penerapan Pancasila di masyarakat tidak menyentuh ketiga faktor tersebut

"Sekarang keyakinan kepada Pancasila dimana? abstrak tidak ada parameternya. Pengetahuannya kecuali lima sila itu saja. Malah sudah ada yang lupa. Kalau tidak ada keyakinan, tidak ada pengetahuan bagaimana melakukan tindakan yang sesuai dengan Pancasila," ujar politisi PDI Perjuangan itu

Untuk itulah, dirinya meminta pemerintah membuat badan khusus yang bertugas melaksanakan kegiatan sosialisasai nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, nilai-nilai  Pancasila hingga ke tataran praksis pembudayaannya

"Karena hari ini bangsa Indonesia tidak punya penoman untuk memahami nilai-nilai Pancasila itu tidak tahu apa yang dibaca," tandasnya.ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya