Berita

puan maharani: dok pmk

Puan Maharani: Penanganan Dampak Kabut Asap Jadi Agenda Prioritas

SABTU, 31 OKTOBER 2015 | 11:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI


Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja secara maraton ke daerah-daerah yang terdampak kabut asap.

Setelah mendampingi Presiden Joko Widodo di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi, Puan mengikuti perjalanan Jokowi melanjutkan kunjungan kerja ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kata Puan, ia sudah jauh-jauh hari menjadwalkan kunjungan ke lokasi kabut asap. Namun agenda itu bersamaan dengan tugas lain dari Presiden Jokowi, termasuk saat harus ikut mendampingi dalam kunjungan kenegaraan ke AS awal pekan ini.

Sempat beredar kabar bahwa Puan belum pernah berkunjung ke daerah terdampak kabut asap. Namun, Puan justru berinisiatif pulang lebih cepat saat mendampingi lawatan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat awal pekan ini.

Sempat beredar kabar bahwa Puan belum pernah berkunjung ke daerah terdampak kabut asap. Namun, Puan justru berinisiatif pulang lebih cepat saat mendampingi lawatan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat awal pekan ini.

Hari ini (31/10), Puan juga berkunjung ke Palangkaraya, Kalteng yang juga menjadi wilayah terdampak kabut asap. Presiden Jokowi pun dijadwalkan bertolak ke Palangkaraya dari Jambi pada hari ini. Salah satu tujuannya adalah meninjau Lahan Hutan Gambut, di Kabupaten Pulang Pisau.

Puan mengatakan, kementerian yang dipimpinnya telah menempatkan dampak kabut asap ke dalam agenda prioritas.

"Karena itu KL (kementerian/lembaga) di bawah Kemenko PMK seperti Kementerian Kesehatan, Kemendikbud, Kemensos dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, red) akan terus mengupayakan bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujar Puan, Sabtu (31/10).

Ia menambahkan, Kemenko PMK sejak bencana asap terjadi telah menginstruksikan BNPB untuk memastikan upaya penanggulangannya.

"Kemenko PMK juga sudah menginstruksikan agar pemberian bantuan untuk korban dan masyarakat terdampak kabut asap dilakukan secara maksimal," ucapnya.[ysa]



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya