Berita

Politik

Setnov Cs Sekadar Aksi Satire, Bukan Melecehkan Parlemen

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 15:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Ada saja tingkah para wakil rakyat di Senayan. Pagi tadi misalnya, Setya Novanto Cs terlihat mengenakan masker saat memimpin rapat paripurna DPR.

Aksi mereka sontan menuai kritik dan protes dari para peserta rapat. Interupsi lantang pun disuarakan, terutama dari para politisi pendukung pemerintahan Jokowi-JK.

Direktur Sigma, Said Salahuddin tak pungkiri tingkah pimpinan DPR itu tidak lazim. Tapi ia tak setuju jika dikategorikan contemp of parliament.
 

 
"Kalau ada yang berpandangan itu tidak pantas, tidak etis, pencitraan, dagelan, apalagi disebut contempt of parliament, tentu saya tidak sependapat," tegasnya.

Menurutnya, apa yang ditunjukkan oleh Setnov Cs itu hanya sekadar aksi satire terhadap pemerintah yang dianggap lamban menyelesaikan persoalan kabut asap.
Aksi satire tidak tunggal bermakna parodi, tetapi juga bisa dimaknai sebagai sindiran ironi.

"Kedua, penggunaan masker itu saya tangkap dimaksudkan oleh pimpinan DPR sebagai simbol empati, keprihatinan, dan keresahan atas apa yang dialami oleh rakyat yang menjadi korban asap," ujar Said dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10).

Sebagai wakil rakyat, mereka sepertinya ingin merasakan kepedihan rakyat yang diwakili.

"Menggunakan masker itu kan menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan membuat orang agak sedikit sulit bernafas. Nah, rasa tidak nyaman itulah yang saya kira juga ingin dirasakan oleh pimpinan DPR," tambahnya.

Jadi dengan kata lain, lanjut Said, aksi tak lumrah pimpinan DPR itu bukanlah parodi atau dagelan politik. Tidak pula tergolong sebagai perbuatan tidak etis, apalagi jika disebut melecehkan parlemen.[wid]
 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya