Berita

Jumhur hidayat/net

Jumhur: Pansus Pelindo II Juga Harus Ideologis‎

RABU, 28 OKTOBER 2015 | 08:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pembentukan Pansus Pelindo II, merupakan wahana yang tepat untuk mengungkap kejanggalan-kejanggalan yang terjadi seperti adanya dugaan kasus 100 mobil crane dan perpanjangan kontrak JICT dengan Hutchinson Hongkong.

‎"Peryelidikan-penyelidikan yang dilakukan Pansus, sudah tepat yakni bukan saja bersifat teknis pelanggaran hukum namun juga ideologis terutama terkait dengan masalah kemandirian," kata Ketua UmumFederasi Serikat Pekerja Maritim (FSPMI)‎, Moh Jumhur Hidayat, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 28/10). 

‎‎Untuk masalah pengingkaran terhadap ideologi kemandirian ini, lanjut Jumhur, tidak ada salahnya bila penyelidikan menggali siapa-siapa saja pejabat yang berada di belakangnya. Ini penting karena agar tidak ada pejabat tinggi di Republik ini bermental orang terjajah yang menghamba kekuatan asing.‎ 

‎"Dipilihnya Rieke Diah Pitaloka sebagai Ketua Pansus sudahlah tepat, karena dari sangat sedikit anggota DPR yang berjumlah 560 orang itu, Rieke memiliki pemahaman ideologis yang mumpuni," ungkap Jumhur. ‎

‎Jumhur mengingatkan, lobby korporasi itu begitu dahsyat sehingga bisa melenakan para anggota Pansus. Bahkan yang patut dicermati, Pansus yang masih bekerja intensif saja, sudah ada anggota Pansus yaitu Refrizal yang berkunjung dan berada di Pelabuhan Teluk Bayur bersama RJ. Lino dan Rini Sumarno yang notabene mereka adalah figur-figur  yang sedang diselidiki. 

‎ ‎"Ini kan namanya conflict of interest," demikian Jumhur. [ysa]‎

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya