Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Senin, Megawati Terima Penghargaan Doktor HC dari Korea Maritime and Ocean University

SABTU, 17 OKTOBER 2015 | 17:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan mendapatkan penghargaan akademik Doctor Honoris Causa dari Korea Maritime and Ocean University.

Gelar doktor kehormatan dari salah satu universitas kenamaan di Korea Selatan itu diberikan kepada Megawati atas dedikasi dan pengabdiannya di bidang politik.

"Ini adalah untuk yang ketiga kalinya beliau mendapatkan gelar doktor honoris causa," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sabtu (17/10).


Rencananya gelar kehormatan tersebut akan diberikan pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2015 di Kota Busan, Korsel.

Hasto mengungkapkan, doktor honoris causa yang pertama kali diterima Megawati adalah pada 2001. Saat itu, Presiden RI ke-5 tersebut mendapatkan gelar doktor honoris causa dalam bidang hukum dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang.

Kemudian penghargaan gelar doktor honoris causa yang kedua adalah dari Moscow State Institute of International Relation, Moskow atas jasa beliau dalam mengembangkan sikap saling pengertian antar bangsa dan interaksi antar peradaban. Saat itu, Megawati diberikan penghargaan gelar doktor honoris causa untuk bidang politik.

"Kali ini atau untuk yang ketiga kalinya, Korea Maritime and Ocean University memberikan gelar doktor kehormatan dalam bidang politik," ungkap Hasto.

Menurut Hasto, Universitas tersebut telah memberikan kontribusi besar menjadikan Korea Selatan sebagai negara transportasi maritim terbesar kelima sedunia.  

Akan turut hadir dalam acara tersebut fungsionaris DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira dan Rokhmin Dahuri. Selain itu, Megawati juga ditemani oleh putranya, Mohamad Rizky Pratama. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya