Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Ini Saatnya Bela Negara

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 11:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sikap Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan, terkait dengan revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai bisa menguntungkan koruptor. Termasuk misalnya soal usul agar KPK meminta izin bila akan menyadap tersangka korupsi.

"Ada apa dengan Luhut? Jadi jurubicara koruptor? Kasihan rakyat," kata politisi senior yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 16/10).

Menurut Rachmawati, rakyat selalu dibohongi sejak dari masa kampanye pilpres lalu.


Rachma khawatir, Indonesia akan menjadi surga bagi koruptor, dan tentu saja memalukan wajah Indonesia di panggung dunia.

"Empat dari tujuh presiden terkena kasus korupsi. Tidak salah lagi, akibatnya KPK dibuat ayam sayur. Begitu juga dengan Polri dan Kejagung yang hanya jadi centeng kekuasaan. Ini bagian dari proxy war, pembusukan dan penghancuran negara," ujar Rachma.

Dia juga mengatakan, sudah saatnya warga negara melawan penyakit akut korupsi.

"Ini saatnya bela negera," demikian Rachma. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya