Berita

puspayoga/net

Puspayoga Puji Kemampuan BRI Semarang Salurkan KUR

RABU, 14 OKTOBER 2015 | 08:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di depan Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga, Bank Rakyat Indonesia (BRI) wilayah Semarang yang mencakup 22 daerah tingkat ll di Jateng, optimis mampu mencapai target penyaluran Kredit  Usaha Rakyat (KUR) 2015 sebesar Rp 800 miliar

"Sejak diluncurkan Agustus lalu kami langsung bergerak menyalurkan KUR. Mulai efektif akad kredit pada september. Sampai saat ini KUR yang sudah tersalur mencapai Rp 280 miliar," kata Pinwil BRI Semarang, Kurnia Chairudin, saat menerima kunjungan Puspayoga di kanwil BRI Semarang (Selasa, 13/10).

Dengan kemampuan menyalurkan Rp 200 miliar perbulannya, Kurnia mengatakan, optimis target penyaluran KUR di wilayah Semarang dan sekitarnya akan tercapai Dari jumlah Rp 280 miliar KUR yang telah tersalur itu, sebagian besar merupakan KUR mikro dengan plafon kredit dibawah Rp 25 juta, yang mencakup 18.000 nasabah penerima KUR sebesar rp 265 miliar. Sisanya senilai rp 15 miliar adalah KUR ritel yang mencakup 81 nasabah.


BRI Semarang sendiri wilayah kerjanya membentang dari Brebes, Tegal, Purwokerto di bagian barat, sampai Purwodadi dan Jepara di wilayah timur, sedang ke wilayah selatan sampai Salatiga. Diakuinya pihaknya agak sulit menyalurkan KUR Ritel dengan plafon dibawah Rp 500 juta, pasalnya, untuk plafon kredit ini membutuhkan nasabah yanh benar-benar potensial untuk berkembang. Meski demikian ia optimis, akan mampu meyalurka KUR mikro maupun ritel sesuai target.

Sementara itu Menkop UKM Puspayoga menghargai kemampuan BRI Semarang dalam menyalurkan skim kredit berbunga 12 persen ini yang akan turun lagi menjadi 9 persen pada 2016.

"Saya rasa kinerja BRI Semarang ini bisa memicu BRI wilayah lainnya maupun bank penyalur KUR untuk bisa mencapai target penyaluran KUR di 2015 ini yang sebesar Rp 30 triliun" ujar Puspayoga.

Menteri Puspayoga juga berharap perbankan penyalur KUR untuk menambah tenaga pendamping terkait dengan KUR 2016 yang diproyeksikan sebesar Rp 100 triliun. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya