Berita

Indonesia Hadirkan Tari Topeng Tunggal Betawi dalam Malam Budaya ASEAN di Oslo

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 06:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam rangka memperingati HUT ASEAN ke-48, sejumlah kedutaan besar negara-negara ASEAN di Oslo, Norwegia, menggelar malam budaya di concert hall Gamle Logen, Oslo, Norwegia.

Acara malam budaya ini merupakan kerjasama Kedutaan Besar Indonesia, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam. Selain untuk memperingati HUT ASEAN, acara ini juga digelar dalam rangka menyambut terwujudnya Masyarakat ASEAN 2015 pada akhir tahun ini.

Sekitar 300 tamu undangan dari kalangan pemerintah, korps diplomatik, kalangan bisnis, akademisi, pemerhati budaya, relasi masing-masing Kedubes dan tokoh masyarakat hadir pada kesempatan malam yang cerah tersebut. Acara yang digelar pada Selasa malam lalu itu (6/10), dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Morten Høglund dan Kepala Protokol Negara Merete Fjeld Brattested.


Acara ini secara resmi dibuka Duta Besar Viet Nam, Le Thi Tuyet Mai sebagai Chair dari ASEAN Committee in Oslo (ACO), yang mewakili lima kedutaan negara-negaraASEAN yang berada di Oslo. ACO ini terbentuk sejak akhir tahun 2014 yang lalu, dan telah secara aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan, guna mempererat hubungan dan kerjasama antara ASEAN- Norwegia.

Sebagaimana keterangan tetulis,  Duta Besar RI Oslo Yuwono A. Putranto menyampaikan bahwa Malam Budaya ASEAN tahun ini memiliki banyak makna dan lebih istimewa dibandingkan kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya.

Pada Malam Budaya ASEAN 2015 ini, Indonesia menghadirkan tari topeng tunggal Betawi yang dibawakan dengan lincah dan penuh dinamika oleh Safrini Malahayati, mahasiswi Indonesia yang sedang menempuh pendidikan S2 di Universitas Oslo. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya