Berita

dpr/net

Politik

Revisi UU KPK Perparah Citra DPR

RABU, 07 OKTOBER 2015 | 17:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kinerja dan manfaatnya nyata DPR RI bagi kepentingan rakyat Indonesia belum juga terlihat. Padahal masa kerja anggota dewan sudah lebih dari satu tahun.

Begitu kata Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) PMKRI Lidya Natalia Sartono dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (7/10).

"PMKRI tidak melihat kinerja nyata dan bermanfaat DPR untuk kepentingan rakyat Indonesia di tengah ambruknya ekonomi rakyat. Justru yang ada, menghadirkan kegaduhan politik," serunya.


Tidak hanya kegaduhan, menurutnya produk UU yang dibuat DPR juga tidak memiliki indikator penunjang kinerja yang baik dan terukur.

"Rendahnya moral politik DPR diperparah dengan rencana penghapusan wewenang KPK yang mereka gulirkan," sambung Lidya.

Atas alasan di atas, PMKRI meminta partai-partai mengevaluasi kembali kader-kader yang sudah menyimpang dari semangat kerakyatan.

"Kalau partai tidak bisa dan justru membiarkannya, maka saya mempertanyakan posisi partai politik hari ini untuk rakyat. Apakah partai mafia apa partai rakyat? Kalau ruh nya tidak ada kepentingan rakyat yang nyata, bubarkan saja partai. Termasuk partai yang mendukung pelemahan wewenang KPK," tutupnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya