Berita

muhammad sukron/net

Cak Imin Sudah Dilupakan Orang

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 09:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sedang mencoba kembali mencari panggung politik dengan cara mengkritik Menteri Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli.

Saat ini, Rizal Ramli merupakan menteri populer karena sejumlah gebrakan yang membuat kinerja kabinet kian dinamis.

"Saat ini, meski duduk sebagai ketua umum partai politik, namun publik banyak sudah melupakan nama Cak Imin. Di panggung politik, Cak Imin sedang masuk kotak. Dia cari popularitas dengan mendompleng nama Rizal Ramli," kata Direktur Eksekutif Segitiga Institute, Muhammad Sukron, kepada Kantor Berita RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 6/10).


Pernyataan Sukron ini terkait dengan pernyataan Muhaimin bahwa perombakan sejumlah menteri di Kabinet tidak memberikan pengaruh yang signifikan di dalam mengatasi krisis ekonomi saat ini. Muhaimin juga menilai penunjukan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim tidak membawa banyak perubahan. Muhaimin bahkan meminta kepada orang-orang yang diangkat menjadi menteri untuk tidak selalu banyak bicara sebelum melakukan tindakan yang konkrit.

"Kritik itu bagus dan sangat sah. Namun sebelum mengkritik, pastikan punggung kita bersih dulu. Nah, sebagai anggota DPR, apa kira-kira prestasi Muhaimin di Senayan. Tidak terdengar suara beliau dalam rapat-rapat atau sidang-sidang penting," ungkap Sukron.

Sukron kembali mengingatkan, saat menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin sama sekali tidak pernah mengukir prestasi. Bahkan saat itu, yang terdengar di publik malah kasus kardus durian. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya