Berita

HUT TNI

PDIP Berharap Kesatupaduan Tiga Matra TNI Kian Kokoh

SENIN, 05 OKTOBER 2015 | 18:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan terus berkomitmen memperkuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar menjadi kekuatan efektif di dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

‎"‎Profesionalitas TNI, modernisasi alutsista yang bersendikan kemandirian bangsa, dan semangat sebagai tentara pejuang harus terus menerus dikembangkan sehingga TNI semakin kuat dan disegani negara lain," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, terkait peringatan HUT TNI yang ke 70 di Jakarta (Senin, 5/10).‎ 

‎PDI Perjuangan, lanjut Hasto, percaya bahwa TNI yang berasal dari rahim Ibu Pertiwi Indonesia dan hadir sebagai tentara pejuang, semakin profesional, modern, dan memiliki postur sebagai alat pertahanan negara yang semakin disegani dan dihormati.‎ 

"PDIP mengucapkan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun TNI yang ke-70," ungkap Hasto. 

‎‎Hasto menyebutkan keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian dunia juga membanggakan Indonesia. ‎Kemampuan personel TNI dalam misi perdamaian dunia bisa menjadi contoh profesionalitas TNI. Dalam misi tersebut, TNI juga memiliki kemampuan diplomasi sehingga menjadi jembatan yang efektif guna mewujudkan perdamaian dunia.‎

‎Meskipun demikian, Hasto mengatakan dalam momentum HUT TNI yang ke 70 ini, TNI diharapkan dapat melakukan kritik dan otokritik. Dengan cara itu, maka  TNI semakin hadir sebagai kekuatan perekat bangsa dan penjaga kedaulatan wilayah Indonesia. 

‎"PDIP juga berharap agar kesatupaduan tiga matra TNI semakin kokoh. Hanya dengan perpaduan dan sinergi tiga matra TNI tersebut maka Indonesia dapat berjaya di darat, udara, dan laut," demikian Hasto Kristiyanto.‎ [ysa]‎

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya