Berita

rachmawati/net

Putri Bung Karno: TNI Harus Kembali Jadi Subyek Hankamrata

SENIN, 05 OKTOBER 2015 | 13:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tentara Nasional Indonesia (TNI) diharapkan tetap jaya mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD 1945, yang merupakan konsitusi negara Indonesia.

"Bukan UUD 2001 yang liberal kapitalis, yang hanya menempatkan TNI sebagai obyek rezim penguasa apalagi menjadi state actor dalam proxy war dan asimetric war," kata politisi senior Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 5/10).

TNI, ungkap Rachmawati, yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, harus kembali menjadi subyek pertahanan dan keamanam rakyat semesta (Hankamrata), yang merupakan sebagai alat pertahanan keamanan rakyat semesta.


"Sebagai prajurit TNI harus bela negara, dan menjadi garda terdepan dana menyelamatkan NKRI dari ancaman proxy war. Sekali lagi Dirgahayu ke-70 tahun TNI," demikian Rachmawati. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya