Berita

mendag

Panggil Sejumlah Menteri Tengah Malam, Jokowi Setuju Impor Daging

RABU, 12 AGUSTUS 2015 | 03:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo secara mendadak memanggil sejumlah menteri jelang tengah malam tadi. Menteri yang dipanggil adalah Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Menko Maritim, Mensesneg, Menteri Perdagangan, Menteri PPN/Kepala Bapenas dan Seskab.

Presiden memanggil para pembantunya itu ternyata untuk membahas rencana pemerintah melakukan impor sapi potong melalui Bulog.

"Kami laporkan mengenai sapi. Jadi impor. Dia (presiden) setuju. Mudah-mudahan ini selesai," ujar Gobel usai rapat di kantor Kepresidenan.


Menurut Gobel, izin impor daging sapi hanya akan diberikan pada Bulog. Rencana awal, 50.000 sapi potong akan didatangkan dari Australia.

Izin yang sama tidak diberikan pemerintah pada importir lain. Pasalnya, Gobel menduga kelangkaan daging sapi yang disusul melonjaknya harga disebabkan permainan oknum importir di luar lingkungan Bulog.

"Sebagai mitra (importir swasta) tapi enggak bisa jalankan itu, makanya peran itu dikembalikan ke Bulog," imbuhnya, seperti dilansir JPNN.

Sebagaimana diberitakan, harga daging sapi di sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jakarta melonjak hingga Rp 120.000-Rp 140.000 per kilogram. Harga normal sebelumnya rata-rata Rp 80.000 sampai Rp 100.000 per kilogram. Lonjakan harga ini bahkan lebih tinggi dari saat Lebaran lalu. Karena itu, pemerintah memutuskan solusi jangka pendek dengan melakukan impor melalui Bulog. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya