amir syamsuddin/net
amir syamsuddin/net
Demikian disampaikan mantan Menteri Hukum dan HAM yang kini menjabat Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabatu, 8/8).
Namun, pertanyaan Amir, pada saat MK di tahun 2006 itu membatalkan pasal-pasal pidana penghinaan Presiden dan Wapres kenapa tidak sekaligus mempertimbangkan pula pasal-pasal penghinaan Kepala Negara Asing dan Wakilnya yang ternyata masih eksis dalam KUHP.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26