Berita

Menteri Puan Sambut Kontingen Special Olympics World Games dengan Penuh Kebanggan

RABU, 05 AGUSTUS 2015 | 19:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. 41 atlet Indonesia telah mengharumkan nama bangsa Indonesia pada ajang Special Olympics World Games 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat. Dengan berbagai keterbatasan, para atlet ini telah bekerja keras dengan berlatih sungguh-sungguh untuk mengukir prestasi.

"Betapa bangganya saya," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani,  saat menyambut Kontingen Special Olympics Indonesia 2015 di kantor Kementerian Menko PMK, Jakarta (Rabu, 5/8).

‎Special Olympics World Games adalah kompetisi olahraga internasional yang diikuti para atlet disabilitas dari 180 negara. Indonesia sudah beberapa kali mengikuti kompetisi olahraga bagi para atlet penyandang disabilitas ini.


Puan mengatakan, prestasi yang telah diukir putra-putri Indonesia dalam ajang Special Olympics merupakan hasil dari mewujudkan karakter bangsa Indonesia. Karakter bangsa Indonesia, adalah mau bekerja keras, bergotong royong dan berintegritas.

"Karakter yang saudara-saudari‎ tunjukkan adalah teladan bagi kita semua. Apa yang saudara-saudari lakukan di Special Olympics menyatakan bahwa keterbatasan bukanlah suatu alasan untuk dapat berprestasi," tutur Puan.

Puan mengatakan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla telah menyiapkan bonus bagi para atlet yang meraih medali emas, perak dan perunggu dalam Special Olympics 2015 di Amerika Serikat.

"Bonusnya yang diterima sama dengan para atlet Sea Games (Di Singapura) lalu. Saya bangga bisa melihat Indonesia Raya berkumandang dan bendera Merah Putih berkibar di ajang internasional," kata Puan.

Puan berharap bonus yang diberikan pemerintah bisa digunakan para atlet dengan baik. "Insya Allah akan diterima Agustus atau September. Pergunakan bonus itu dengan sebaik-baiknya, jangan dihambur-hamburkan dan teruslah berprestasi dengan benar," ujar Puan.

Ketua Umum Special Olympics Indonesia, Pudji Hastuti mengatakan, ‎tim Indonesia memperoleh 19 emas, 12 perak dan 5 perunggu dari tujuh cabang olahraga yang diikuti.

‎"Kontingen Indonesia dapat kehormatan di sana," kata Pudji., sambil mengatakan Tim Indonesia yang berangkat ke Special Olympics 2015 berjumlah 60 orang, 41 orang merupakan atlet yang berasal dari 13 provinsi.

Tujuh cabang olahraga yang diikuti tim Indonesia antara lain atletik, renang, bulutangkis, sepakbola dan tenis meja. Indonesia sudah mengikuti tujuh kali Olimpiade Musim Panas dan dua kali Olimpiade Musim Dingin. [ysa]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya