Berita

Aksi Karung Beras Desak Jokowi-JK Copot Rini Soemarno

SELASA, 04 AGUSTUS 2015 | 15:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Upaya mewujudkan Nawacita dan pelaksanaan Revolusi mental di era Pemerintahan Jokowi-JK msh mengalami kendala. Hal ini karena tidak semua pembantu Presiden Jokowi memahami betul Nawacita.

"Salah satu menteri yang dirasakan tidak menjalankan visi Nawacita adalah menteri BUMN Rini Suwandi, sebab nyata-nyata telah gagal mengawasi, memimpin kinerja dan tata kelola Bulog," kata Koordinator Komite Aksi Rakyat Mendukung Beras sehat (Karung Beras), Masyuti, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 4/8).

Masyuti menegaskan, masih beredarnya beras berkutu di beberapa daerah dan rencana impor beras semakin menyengsarakan rakyat. Di saat yang sama, harga beras yang mahal serta kualitas beras yang busuk tidak sehat untuk dikonsumsi oleh rakyat Indonesia.


"Oleh karena itu kami mendesak Presiden Jokowi-JK untuk mencopot dan mengganti Menteti BUMN dengan sosok yang mengerti Nawacita dan berpihak pada rakyat kecil," ungkap Masyuti.

Mayuti pun menilai pergantian Dirut Bulog yang hanya 5 bulan beberapa bulan lalu, semakin menguatkan bahwa Menteri Rini Suwandi telah gagal memimpin BUMN di negeri ini. Kebijakan neo liberal yang pro pasar juga sangat kental dalam kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteti Rini Suwandi seperti kebijakan membuka kran impor bagi produk strategis dan vital bagi kehidupan rakyat Indonesia seperti Bulog yang punya wewenang terhadap ketersediaan Pangan.

Hari ini, Komite Aksi Rakyat Mendukung Beras Sehat (Karung Beras) yang terdiri dari Forum Masyarakat Kota Jakarta (FMKJ) dan Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi (Somasi) pun menggelat aksi di Kantor Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dan Kantor Kementrian BUMN Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. [ysa]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya