Berita

setya novanto/net

Politik

Ketua DPR: Ada Menteri Pencitraan Baik Tapi Kinerja Kurang

SENIN, 27 JULI 2015 | 14:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Banyak menteri dalam Kabinet Kerja Presiden Jokowi banyak yang belum bekerja sesuai harapan dan hanya bekerja untuk pencitraan pribadi.

Begitu penilaian Ketua DPR RI Setya Novanto terhadap kinerja pembantu Jokowi, saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 27/7).

"Ada yang kinerja baik tapi penyerapannya kurang. Ada yang pencitraannya baik tapi kinerjanya kurang," ujarnya.


Namun begitu, DPR sebagai mitra para menteri telah memiliki catatan mengenai kinerja menteri Kabinet Kerja. Setya juga berkeyakinan bahwa catatan serupa dimiliki Jokowi sebagai pemimpin para pembantu.

"Presiden sudah tahu (menteri tersebut), kami DPR juga sudah punya evaluasi," ujarnya tanpa menjabarkan menteri siapa yang sering melakukan pencitraan tersebut.

Lebih lanjut, Setnov menyerahkan sepenuhnya perombakan kabinet kepada Presiden Jokowi sebagai hak prerogatif presiden. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya