Berita

sabar gorky/ist

Ekspedisi Merdeka

Besok Sabar Gorky Latihan Gabungan di Puncak Semeru

SENIN, 27 JULI 2015 | 00:11 WIB | LAPORAN:

Tinggal menghitung hari untuk pendaki tuna daksa dunia asal Solo, Sabar Gorky menggapai prestasi dalam rangkaian seven summits of seven continent atau 'tujuh atap dunia', puncak Gunung Carstenzs (4884 mdpl) di Papua.     

Pada puncak tertinggi di lempeng benua Australia itu Sabar Gorky akan mengibarkan bendera Merah Putih tepat saat kemerdekaan 70 tahun Indonesia pada 17 Agustus 2015 mendatang. Kali ini, Sabar Gorky akan didampingi sebanyak 20 anggota marinir TNI Angkatan Laut, beberapa anggota organisasi pemuda pendaki gunung Top Ranger and Mountain Pathfinder (TRAMP), pendaki asal Surabaya, dokter Agung Rahardjo Dukut Hadyono serta sejumlah awak media yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Marinir Rakyat Merdeka.

Seperti pendakian dua puncak gunung tertinggi dunia sebelumnya, yakni Elbrus di Rusia dan Kilimanjaro di Afrika, stamina fisik tentu harus dipersiapkan matang oleh Sabar Gorky dan juga kawan-kawan.


Berkaitan ekspedisi seven summits ini, rencananya esok pagi (Senin, 27/7) Sabar Gorky dan tim akan bergerak dari markas Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir di Sidoarjo, Jawa Timur menuju Malang untuk latihan fisik gabungan ke puncak Gunung Semeru (3667 mdpl).

"Jalur Semeru hampir sama dengan Kilimanjaro, semi-semi manjat. Kalau Carstenzs saya tidak tahu," ucap Sabar Gorky saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu.

Namun begitu, pendaki kaki satu yang pernah meraih emas pada Kejuaraan Panjat Dinding Asing 2009 di Korea Selatan tersebut menekankan pentingnya untuk tetap menjaga kekompakan tim.

"Untuk mencapai puncak Mahameru kita harus selalu kompak, ke Cartenz juga seperti itu. Seharusnya begitu," harapnya.

Ini latihan fisik lanjutan, setelah sebelumnya tim Marinir mendaki Gunung Welirang (3.156 mdpl) di Jawa Timur selama dua hari pada 2-3 Juli lalu. Di hari yang sama, kelompok TRAMP yang dipimpin Asep Sumantri melakukan pendakian sehari ke puncak Gunung Gede (2.958 mdpl). Selang sepekan kemudian dilanjutkan latihan gabungan Marinir dan TRAMP selama dua hari ke puncak Gunung Argopuro (3.088 mdpl) di Kabupaten Probolinggo, Jatim. [wah]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya