Berita

FOTO/MPR

Ini Alasan Ketua Parlemen Tiongkok Disambut di Surabaya

MINGGU, 26 JULI 2015 | 03:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua MPR Tiongkok yang juga Chairman of the National Commitee of the Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC) Yu Zhengsheng menyambangi Indonesia pada Sabtu (25/7). Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Surabaya,

Dijelaskan Zulkifli bahwa Surabaya menjadi destinasi pertama Yu Zhengsheng lantaran Tiongkok berpandangan kota terbesar kedua di Indonesia itu memiliki perkemangan yang pesat.

"Mengapa di Surabaya, sebab Tiongkok melihat Surabaya adalah salah satu wilayah Indonesia yang sangat cepat kemajuannya. Perekonomian Surabaya sangat pesat. Itulah yang membuat mereka ingin melakukan lawatan pertama kali ke Surabaya," ujar ketua umum DPP PAN itu di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.


Lebih lanjut, Zulkifli menegaskan bahwa parlemen akan berusaha keras mendukung kerjasama yang saling menguntungkan dengan negara lain, termasuk Tiongkok. Hubungan yang baik, lanjutnya, akan membawa bangsa ini terhormat secara global dan akan mampu berbuat banyak untuk kesejahteraan rakyat.

Kunjungan delegasi parlemen Tiongkok di Surabaya Indonesia diagendakan mengunjungi pelabuhan Tanjung Perak, pelabuhan peti kemas Tanjung Perak, mengunjungi Gubernur Jatim, mengunjungi pabrik kopi, dan museum Majapahit. Kemudian dilanjutkan di Jakarta, mengunjungi Pimpinan MPR, DPR, DPD RI, Masjid Istiqlal, dan Museum Nasional. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya