Berita

Hafiz Tohir/net

Politik

PAN: Pemerintah Wajib Evaluasi Kembali Harga BBM

RABU, 22 JULI 2015 | 16:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Fluktuasi harga minyak dunia tengah mengalami tren menurun hingga ke angka 50 dolar AS per barel. Angka ini diprediksi akan terus turun, mengingat minyak asal Iran akan kembali ke pasar global.

"Ini terjadi karena adanya kesepakatan bersejarah nuklir Iran dengan 6 negara-negara besar setelah perundingan yang alot selama 10 tahun diselingi embargo minyak asal Iran pada 2012," ujar Ketua Komisi VI DPR RI Hafiz Tohir dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Rabu, 22/7).

Dengan penurunan tersebut, Hafiz yang telah menggeluti industri hulu migas dengan menjadi managing director salah satu perusahaan migas nasional sejak 1998 menilai bahwa pemerintah wajib mengevaluasi kembali harga BBM dari harga yang ditetapkan saat ini. Pasalnya, lanjut dia, pemerintahan Jokowi telah mengeluarkan kebijakan mencabut subsidi BBM dan menyerahkannya pada mekanisme pasar.


"Bila perlu saat ini juga pemerintah menurunkan kembali harga BBM sesuai harga keekonomian. Kebijakan ini mendesak dilakukan pemerintah untuk membangkitkan perekonomian nasional yang sedang lesu. Selain itu juga untuk, merangsang kembali daya beli masyarakat yang sempat down, mengingat selama ini harga BBM menjadi salah satu andalan di sektor ekonomi untuk menekan laju inflasi," tandas ketua DPP PAN itu. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya