Berita

badrodin haiti/net

Pertahanan

Jenderal Badrodin Haiti Bantah Tudingan Presiden GIDI

SENIN, 20 JULI 2015 | 18:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tudingan Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Pdt Dorman yang menuding aparat Polri dan TNI lalai menjalankan tugas menjaga keamanan di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, dibantah Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Badrodin Haiti justru menilai bahwa seharusnya Presiden GIDI yang mencegah jamaahnya untuk tidak membubarkan jamaah Salat Idul Fitri di halaman Koramil.

"Sangat tidak bijak kalau Presiden GIDI malah menyalahkan Polri," tegas Haiti saat dihubungi wartawan, Senin (20/7).


Sebelumnya, Presiden GIDI Pdt Dorman menuding aparat keamanan dari TNI dan Polri lamban dalam mensosialisasikan surat edaran dari GIDI terhadap umat muslim di Distrik Karubaga untuk tidak menggunakan penggeras suara saat melaksanakan Salat Ied, Jumat (17/5).  Surat edaran dikeluarkan karena jarak antar pengeras suara dengan tempat dilangsungkannya seminar internasional yang diselenggarakan GIDI hanya berjarak sekitar 250 meter.

Badrodin meluruskan, Kapolres Tolikara telah menerima surat edaran itu dan langsung diteruskan ke Bupati Tolikara. Namun, saat itu Bupati sedang berada di Jakarta dan mengaku akan langsung menelepon panitia lokal disana untuk meminta penjelasan terkait surat edaran itu.

"Pdt Martin, yakni panitia lokal di sana menjelaskan setelah ditelepon Bupati mengaku akan meralat dan menjelaskan secara lisan ke Bupati untuk diteruskan ke Kapolres. Namun sampai kejadian, Kapolres mengaku sama sekali tak ada pemberitahuan," jelas Haiti seperti dilansir JPNN. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya