Berita

jokowi/net

Politik

Jokowi Diminta Bijaksana Selesaikan Insiden Tolikara

MINGGU, 19 JULI 2015 | 18:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pelarangan Salat Idul Fitri yang berujung pada kerusuhan di Tolikara, Papua merupakan bentuk pelanggaran hak atas kebebasan beribadah. Sementara hak beribadah adalah keyakinan yang melekat pada setiap orang.

Atas alasan itu, Ketua Setara Institute Hendardi meminta aparat penegak hukum untuk segera mengungkap tuntas kasus ini dan menyeret pelaku bersama otak pelaku ke ranah hukum.

"Pemerintah, dalam hal ini aparat hukum, harus segera mengungkap tuntas kasus ini secara tegas, proporsional dan transparan. Serta menyeret pelaku dan otak pelaku ke muka hukum, termasuk kelambanan antisipasi aparat setempat. Ini agar tercipta ketenangan dan kedamaian kembali di Papua, terutama bagi orang yang berbeda keyakinan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Minggu, 19/7).


Hendardi menambahkan, isu kebebasan beragama dan berkeyakinan adalah isu yang sensitif jadi harus dilihat dari perspektif pemain-pemain dan kepentingan-kepentingan politik tertentu. Termasuk dalam konteks isu reshuffle yang belakangan mencuat, khususnya perombakan menteri di sektor politik, hukum, dan keamanan.

"Presiden Jokowi mesti cukup hati-hati dan bijaksana menyelesaikan persoalan ini, yang utamanya untuk kepentingan warga," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya