Berita

Hukum

Rusli Sibua Ingin Lebaran di Kampung Halaman

SELASA, 14 JULI 2015 | 15:23 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Selama hampir tiga jam, tersangka kasus sengketa Pilkada Kepulauan Morotai di MK, Rusli Sibua menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini (Selasa, 14/7). Ini pemeriksaan keduanya setelah dijemput paksa di sebuah hotel mewah bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Bupati Morotai itu tiba di kantor KPK sekitar pukul 12.00WIB.  Begitu keluar dari gedung KPK, Rusli langsung diberondong sejumlah pertanyaan. Ia mengatakan, pemeriksaannya belum rampung.

"Pemeriksaan dilanjutkan setelah lebaran. Saya mau pulang kampung," tutur Rusli kepada wartawan.


Ia mengaku sangat rindu momentum merayakan lebaran di kampung halaman sambil menikmati opor ayam khas lebaran.

"Opor ayam enak tuh," celetuk Rusli sembari mengacungkan jempolnya dari dalam mobil tahanan KPK.

Namun sepertinya harapan Rusli itu tinggal harapan. Sebab, saat ini dia mendekam di rutan Pomdam Jaya Guntur cabag KPK.

Rusli diduga telah memberi atau menjanjikan sesuatu pada Akil Mochtar, hakim ketua Konstitusi ketika itu, dengan tujuan untuk mempengaruhi putusan sengketa Pilkada Morotai di MK tahun 2011. Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) atas nama Rusli Sibua tercatat sejak tanggal 25 Juni 2015.

Atas perbuatannya itu, Rusli disangka telah melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a UU 31/1999, sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya