Berita

barack hussein obama/net

TOKOH INTERNET DUNIA

Akhirnya Denny JA Berhasil Geser Obama

MINGGU, 21 JUNI 2015 | 23:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Denny JA tak menyangka. Hanya dalam waktu beberapa jam sejak berada di posisi ke-5 dalam poling tokoh dunia paling berpengaruh di internet, dia melesat ke posisi ketiga, meninggalkan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama yang turun ke peringkat ke-5.

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) itu meraih dukungan 7 persen. Sejauh ini, posisi pertama dan kedua dalam poling yang digelar Time Magazine untuk Time Magazine itu masih diduduki Nash Grier (12 persen) dan Vani Hari alias Food Babe (10 persen).

"Thanks bro dan sis atas kerja bersamanya. Tak diduga, kini di list Time Magazine yang terbuka bagi vote siapapun di dunia, saya merangkak masuk ke-3 besar, melampaui Obama," tulis Denny JA dalam pesan yang diterima redaksi.


Denny JA menjelaskan bahwa poling ini semacam gerakan people power di social media. Teman-temannya dari kalangan civil society mengajak jaringan mereka bahkan keluarga mereka untuk memilih dirinya.

"Gerakan ini mungkin yang tak dilakukan oleh tokoh lain di list itu," kata Denny JA.

Menurut Denny JA, ada tiga isu yang menguntungkan dirinya.

Pertama, isu nasionalisme, yang berarti dengan mendukung Denny JA berarti mendukung teman sebangsa untuk untuk prestise Indonesia di dunia internasional. Kedua, muncul semacam pandangan bahwa dengan mendukung Denny JA sama dengan mendukung gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi (ITD) yang diinisiasi Denny JA.

Ketiga, Denny JA merasa posisinya sebagai polster papan atas selama ini ikut mempengaruhi keputusan orang untuk mendukungnya.

"Saya dijadikan contoh individu yang tanpa jabatan politik, bukan selebriti, toh bisa ikut mempengaruhi opini publik. Ini akan menjadi stimulasi bagi individu lain," sambungnya.

"Di samping hasilnya memang dahsyat, alasan teman-teman bergerak di social media juga dahsyat,” demikian Denny JA. [dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya