Berita

PROYEK E-GOVERNMENT

Simpan Data di Singapura, Cara Jokowi Jadi Presiden Dua Kali?

RABU, 17 JUNI 2015 | 04:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tindakan Menteri BUMN Rini Soemarno yang ngebet membangun pusat data E-Government di Jurong, Singapura, mustahil tidak diketahui Presiden Joko Widodo.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman menduga, langkah tersebut sebagai cara Jokowi untuk mempertahankan kekuasaannya.

"Ketika data base penduduk Indonesia berada di luar negeri, maka penguasa akan dengan mudah memanfaatkan data tersebut untuk kepentingan tertentu. Tanpa ada pengawasan, bisa saja hal ini merupakan salah satu cara Jokowi untuk mempertahankan kedudukannya hingga dua periode," tutur Jajat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/6).


Jika tidak mau dianggap demikian, menurut Jajat, maka Jokowi harus membatalkan rencana tersebut. Karena toh, data penting pemerintah terancam bocor jika data base informasi E-Goverment ditempatkan di Singapura.

Bukan hanya itu, kata Jajat, sebagai negara Indonesia tidak akan lagi memiliki kedaulatan karena harus tunduk kepada aturan Singapura.

"Tentu apapun yang akan dilakukan oleh pihak Indonesia kedepan harus tunduk kepada aturan yang ada di Singapura," tukasnya.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya