Berita

Gatot Dewa Brata/net

Politik

Jubir Kemenpora: Pembekuan PSSI Bukan Dicabut

SENIN, 25 MEI 2015 | 17:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Pemuda dan Olahraga mengklarifikasi terkait hasil mediasi yang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Jurubicara Kemenpora Gatot Dewa Brata menegaskan, dalam mediasi tidak ada kesepakatan dicabutnya pembekuan PSSI.

"Nggak (dicabut), tapi SK pembekuan (PSSI) direvisi," kata dia dalam talkshow di salah satu stasiun televisi swasta nasional sesaat lalu, Senin (25/5).

Dia menjelaskan, saat mediasi muncul tiga opsi yakni PSSI tetap dibekukan, pembekuan PSSI dicabut atau SK pembekuan direvisi. Terkait opsi pertama, JK menyampaikan keberatan, sementara opsi ketiga dianggap opsi kompromistis.


Dijelaskan Gatot, revisi akan dilakukan terhadap sejumlah poin. Namun dia mengelak poin revisi untuk mencabut pembekuan PSSI. Dalam beberapa hal SK tidak akan berubah, misalnya tim transisi masih eksis.

Lantas poin apa yang akan direvisi? Dia katakan draf revisi belum selesai dan karenanya tidak bisa disampaikan ke publik. Hari ini, usai mediasi, internal Kemenpora baru rapat tahap pertama, besok akan dilanjutkan dengan tahap selanjutnya. Yang pasti revisi selesai dalam hitungan hari dan akan disampaikan ke publik.

"(Revisi) tentu saja, yang "mungkin" levelingya tidak seberat SK pembekuan seperti yang ada saat ini. Nanti kita akan sampaikan ke Pak JK juga,"  katanya.

Mediasi pihak Kemenpora dan PSSI oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dilakukan di Istana Wapres, pukul 10.00 WIB. Yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Menpora Imam Nahrawi, Hinca Panjaitan (Wakil Ketua Umum PSSI), Agum Gumelar (tokoh sepakbola) dan Rita Subowo (Ketua Komite Olimpiade Indonesia).[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya