Berita

romli atmasasmita/net

Hukum

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Prof. Romli Akan Adukan ICW ke Bareskrim

KAMIS, 21 MEI 2015 | 00:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pakar Hukum Pidana Prof. Romli Atmasasmita geram dengan pernyataan Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang nama-nama calon panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dianggap meragukan memberantas korupsi.

Merasa nama baiknya dicemarkan, Prof. Romli akan mengadukan ICW ke Bareskrim Polri.

"Besok siang (Kamis, 21 Mei) saya akan laporkan ke Bareskrim, pencemaran nama baik," kata Prof. Romli saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/5) malam.


Prof. Romli mempertanyakan penilaian ICW. Ia menganggap tuduhan ICW bahwa dirinya tidak memiliki integritas dan semangat pemberantasan korupsi karena menjadi saksi ahli dalam sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan tidaklah beralasan.

"Menurut mereka (ICW) saya tidak boleh jadi saksi ahli di praperadilan BG. Karena saya jadi saksi terus saya dibilang pro koruptor. Kok maen tembak saja," ujarnya.

Peneliti ICW yang akan dilaporkan Prof. Romli antara lain dua penelitinya, Adnan Topan Husodo dan Emerson Yuntho.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo mengatakan Jokowi harus mempertimbangkan nama Prof. Romli masuk dalam calon anggota pansel KPK karena integritas dan komitmennya memberantas korupsi dipertanyakan. Dia beralasan Prof. Romli pernah menjadi saksi ahli untuk Budi Gunawan.

Adapun Emerson mengatakan Presiden Jokowi harus mempertimbangkan nama Prof. Romli karena dinilai tidak memiliki rekam jejak yang ideal dalam pemberantasan korupsi. Alasan Emerson sama dengan Adnan, bahwa Prof. Romli menjadi saksi dalam sidang praperadilan Budi Gunawan.

"Nanti akan kita laporkan semuanya. Saya kliping koran yang memuat pernyataan-pernyataan mereka," demikian Prof. Romli.

Perlu diketahui, Pemerintah akan mengumumkan susunan anggota pansel pimpinan KPK dalam waktu dekat. Sejumlah nama disebut-sebut akan mengisi pansel. Mereka adalah, pakar hukum pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta Chairul Huda, mantan pimpinan KPK Tumpak Panggabean, pakar hukum tata negara Universitas Andalas Saldi Isra, pakar hukum tata negara Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Muchhtar.

Kemudian, pakar hukum tata negara Refly Harun, mantan Wakapolri Oegroseno, mantan pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas, ahli tata negara Jimly Assidiqie, dan mantan Ketua MK Mahfud MD.

Selain nama-nama itu, nama ahli tata negara Margarito Kamis dan Romli Atmasasmita ikut disebut-sebut dalam bursa calon anggota pansel KPK.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya