Berita

jusuf kalla/net

JK Minta Nama Pejabat Pelanggan Mucikari RA Tak Diumumkan

SELASA, 12 MEI 2015 | 22:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama pejabat yang ada dalam daftar mucikari RA tidak perlu dibeberkan ke publik. Tidak etis jika polisi membeberkan nama pejabat yang diduga menjadi pelanggan RA jika hal itu hanya berdasarkan pengakuan sepihak.

Begitu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut Kalla, jika tetap dilakukan maka hal itu bisa dianggap pencemaran nama baik.

"Kalau memang tertangkap basah, ya terpaksalah. Tapi kalau hanya daftar nama saja, kan anda juga bisa bikin daftar begini. Jadi tidak etis lah bila dibuka," kata Kalla di Kantor Wapres Komplek Istana, Selasa (12/5).


JK ragu ada pejabat yang menjadi pelanggan mucikari artis berinisial RA. Gaji seorang pejabat kecil sementara untuk membayar artis yang menjadi wanita penghibur melalui penghubung RA kabarnya bertarif ratusan juta rupiah.

"Gaji pejabat negara kan kecil, masak bisa bayar Rp 100 juta. Saya jadi sangsi?" kata JK.

JK berterus terang dirinya tak jarang mendapat tawaran perempuan. Tawaran diterimanya lewat pesan berantai.

"Terus terang saya sering menerima gitu-gituan (pesan berantai). Misalnya (ada) wanita cantik," katanya.

Namun, katanya, penawaran yang diterima JK dari wanita cantik tak semuanya soal prostitusi. Yang ditawarkan ke JK salah satunya tawaran kredit.

"Sama menawarkan uang dan mobil. Nomor saya kan sudah 20 tahun, (tentu) kita langsung hapus saja," ucap JK.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya