Berita

Terbukti, Polri Bisa Bongkar Korupsi Kakap

RABU, 06 MEI 2015 | 16:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Polri yang belakangan ini agresif menangani kasus-kasus korupsi adalah antitesa dari judgment publik yang menganggap bahwa korps Bhayangkara lemah dalam menangani kasus korupsi.

Setelah sebelumnya membongkar kasus korupsi uninterruptible power supply (UPS), kepolisian saat ini tengah membongkar korupsi penjualan kondensat milik negara oleh PT Trans Pacifik Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang ditaksir merugikan Rp 2 triliun.

Demikian disampaikan Ketua Setara Institute, Hendardi, kepada redaksi sesaat lalu (Rabu, 6/5). Menurut dia, pesan politik yang muncul dari sikap Polri itu bahwa bukan hanya KPK yang mampu menangani kasus korupsi.


"Sikap itu sekaligus akan memupuk kepercayaan publik terhadap Polri setelah terus menerus citranya tergerus," kata Hendardi.

Meskipun demikian, langkah Polri itu dapat dinilai konstruktif dengan catatan konsisten dan tidak tebang pilih. Polri harus juga menangani dengan tuntas kasus-kasus lainnya seperti kasus kekerasan yang disangkakan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Polri juga harus memberlakukan hal sama terhadap kasus-kasus kekerasan lain yang dilakukan anggota Polri," tukas Hendardi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya