Berita

ist

Politik

Kata Mensos, Narkoba Sudah Menjelma Senjata Pemusnah Massal

SABTU, 25 APRIL 2015 | 23:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebagian pihak menganggap Indonesia masih sebagai transito narkoba. Padahal realitasnya, Indonesia sudah menjadi negara produsen narkoba. Narkoba bahkan oleh pihak tidak bertanggung jawab telah dimasukan dalam brownis, kue, dodol, permen dan obat pelangsing.

"Masih relevankah anggapan Indonesia sebagai negara transito narkoba dengan kondisi di atas?" kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada acara 'Dialog Pelajar Lawan Narkoba dan Launching Sekolah Antinarkoba" di gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta (Sabtu, 25/4).

Saat ini, lanjutnya, narkoba tidak lagi dipersepsikan dengan kondisi darurat. Melainkan sudah menjelma menjadi teror sekaligus senjata pemusnah massal.


"Indonesia sudah diteror dengan narkoba yang menyerang di semua lini kehidupan dan umur, sehingga menjelma sebagai senjata pemusnah massal yang massif," sambungnya.

Untuk mengatasinya tidak bisa Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian saja. Semua elemen masyarakat harus terlibat aktif. Termasuk dari para pelajar, mahasiswa, serta para religious leader semua agama tanpa terkecuali.

'Dengan melibatkan berbagai pihak, optimis penanganan narkoba bisa dilaksanakan dengan baik guna menyelamatkan generasi bangsa. Tentunya, dengan kekuatan doa dari para religious leader mengiri upaya yang dilaksanakan," tandasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya