Berita

Segmen Distribusi dan Ritel Jadi Penopang Utama CSAP

SELASA, 31 MARET 2015 | 22:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dua segmen utama PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), distribusi dan ritel, berkontribusi positif atas pertumbuhan bisnis Perseroan sepanjang tahun 2014.

Sepanjang 2014,  induk usaha Swalayan Mitra 10 itu pun berhasil membukukan lonjakan laba bersih sebesar 48 persen menjadi Rp 105 miliar.

"Pendapatan segmen distribusi 2014 tumbuh 8 persen menjadi Rp 5,25 triliun. Sedangkan segmen ritel tumbuh meyakinkan sebesar 19 persen menjadi Rp 1,97 triliun," jelas Corporate Secretary PT CSAP Idrus Widjajakusuma dalam keterangan persnya Selasa (31/3).


Menurut dia, segmen distribusi merupakan kontributor utama pendapatan perseroan dengan kontribusi mencapai 73 persen. Pertumbuhan segmen distribusi didorong oleh pertumbuhan pendapatan segmen distribusi Consumer Goods (CG) yang tumbuh 30 persen sepanjang 2014 dan menyumbang kontribusi sebesar 12 persen terhadap konsolidasi.

Sementara segmen distribusi Bahan Bangunan (BM) pada 2014 tumbuh 5 persen dengan kontribusi 57 persen dan segmen distribusi Kimia (K) tumbuh 4 persen dengan kontribusi sebesar 4 persen.

Sampai saat ini CSA Grup telah memiliki 48 cabang Distribusi Bahan Bangunan di 39 kota, 4 cabang Distribusi Bahan Kimia, dan 15 area Distribusi Consumer Goods.

"Untuk ritel, tahun lalu mampu tumbuh 19 persen menjadi Rp 1,9 triliun dan berkontribusi sebesar 27 persen atas pendapatan konsolidasi CSA Grup," jelas Idrus.

Segmen ritel ditopang oleh penjualan ritel moderen bahan bangunan home improvement Mitra10 yang membukukan pertumbuhan pendapatan 18 persen pada 2014 dan berkontribusi sebesar 25 persen atas pendapatan segmen ritel.

"Sedangkan ritel modern furniture Atria tumbuh meyakinkan 45% dan berkontribusi sebesar 2% terhadap pendapatan segmen ritel," tandasnya.

Tahun depan, manajemen CSAP menargetkan pertumbuhan pendapatan pada 2015 mencapai 18 persen. Dimana sumber pertumbuhan diharapkan dari segmen ritel yang di-motori oleh ritel moderen bahan bangunan Mitra10 dan tumbuh pesatnya segmen distribusi Consumer Goods tahun ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya